Membangun Negeri : TMMD ke-107 Kodim 1606/Lobar bawa berkah di Dusun terpencil Lombok Utara

Lombok Utara – Kiprah TNI dalam usaha membantu pemerintah membangun negeri melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107 tahun 2020 di wilayah Kodim 1606/Lobar di Dusun Monggal Desa Genggelang Kecamatan Gangga Lombok Utara sangat dirasakan masyarakat.

Sebuah Dusun terpencil yang berada digugusan alam Gunung Rinjani dengan potensi hasil perkebunan yang berlimpah berupa Kopi dan beraneka buah-buahan seperti Durian, Alpukat, pisang dan tentu saja yang menjadi primadona Dusun tersebut, Kakao merasakan dampak yang luar biasa dengan adanya program TMMD tersebut.

Sekdes Desa Genggelang Hartanto

“Terus terang program TMMD ini sangat terasa dampaknya, padahal ini baru separuh jalan tapi sudah memberikan berkah tersendiri bagi masyarakat,” ungkap Sekdes Desa Genggelang Hartanto.

Bagaimana tidak, pembukaan jalan sepanjang 435 meter dengan lebar 7 meter dan pembuatan jembatan dengan ukuran 12 meter lawan 6 meter ini memberikan dampak positif bagi warga yang mayoritas sebagai petani perkebunan.

Selain memangkas jarak tempuh untuk menjual hasil perkebunan maupun sekolah anak-anak, tambah Hartanto, dari dua kilometer menuju pasar maupun sekolah terdekat kini bisa ditempuh hanya sekitar 400-450 meter.

Lain lagi cerita Inaq Rahni, warga Dusun Monggal Desa Genggelang yang warungnya tak pernah sepi dengan adanya program TMMD, ia merasa senang dengan keberadaan Anggota TNI yang melaksanakan TMMD di dusunnya karena selain menambah keramaian di dusun yang jauh dari kota itu, juga menambah pendapatan bagi para pedagang yang ada di sekitar lokasi TMMD seperti dirinya.

“Alhamdulillah jadi banyak yang belanja,” ujarnya dengan senyum sumringah saat di wawancara di warungnya.

Adapun barang dagangan seperti makanan ringan, rokok, gorengan, kopi, durian serta bensin tak menunggu waktu lama untuk laku terjual.

“Biasanya bisa satu mingguan baru saya ke pasar lagi untuk beli barang dagangan, tapi dengan adanya TMMD ini, ndak sampai sehari dua hari sudah habis,” katanya.

Selain itu, sambungnya, komunikasi yang intens dengan anggota Satgas TMMD menambah keakraban rasa kebersamaan. “Semoga ini terus berlanjut walaupun TMMD selesai,” harapnya yang kebetulan rumahnya juga menjadi tempat mangkal anggota yang terlibat dalam TMMD.

Inaq Rahni berharap agar kedepan ada lagi program TMMD di Desanya terutama di dusun tempat tinggalnya di Dusun Monggal.

“Masih banyak jalan yang harus dibuat biar semua merasakan berkah TMMD,” katanya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

#DiRumahAja For The Homeless

Fri Apr 3 , 2020
cakranegara | seorang penderita gangguan jiwa tampak lesu disudut pintu gerbang pasar cakranegara kota mataram, jumat (27/3) lalu. saat wabah coronavirus merajalela dan himbauan #DiRumahAja kian digaungkan, walau ia tak tau dan tidak mengerti. semoga ada upaya pihak terkait membantu mereka agar bisa #DiRumahAja karena hidup adalah hak semua orang.