SJP tagih perhatian Jokowi ke KEK Mandalika

GETNEWS.ID, Jakarta – Anggota DPR RI Dapil Lombok Suryadi Jaya Purnama (SJP), meminta Pemerintah Pusat Prioritaskan Infrastruktur Pendukung KEK Mandalika seperti Pembangunan jalan nasional Pelabuhan Lembar-Labuhan Haji dan DAM Mujur di Lombok Tengah pada rapat kerja Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan dan PUPR pada Rabu (5/2).

Rapat kerja tersebut membahas hal terkait pengembangan 5 Kawasan Strategis Pembangunan Nasional (KSPN) yang menjadi prioritas pembangunan Nasional. Salah satunya adalah kawasan Pariwisata Mandalika, Danau Toba, Borobudur, Labuhan Bajo dan Bintan.

Dari 5 KSPN prioritas itu, ternyata Kawasan Mandalika mendapatkan kucuran dana paling sedikit, sekitar 683,2 Miliar. Dibandingkan dengan Borobudur yang mencapai 1,2 Triliun. Padahal dalam waktu dekat, kawasan Mandalika sedang bergegas menyambut banyak event, baik skala nasional maupun internasional. Termasuk event Moto GP 2021.

Melihat dan membaca hal itulah, Anggota DPR RI F-PKS Dapil Pulau Lombok, Suryadi Jaya Purnama, mempertanyakan minimnya dukungan anggaran dari pemerintah pusat terkait pengembangan kawasan Mandalika ini. Sebab, besaran kebutuhan untuk pengembangan kawasan tidak sebanding dengan anggaran yang disediakan.

SJP juga menyoroti lemahnya koordinasi antara pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah terkait pengembangan kawasan Mandalika. Seperti contoh, pemerintah Pusat melalui kementerian PUPR merencanakan akan merevitalisasi bendungan Panganan di Lombok Tengah yang lokasinya cukup jauh dengan kawasan Mandalika.

“Yang paling strategis untuk mendukung penyediaan air bersih di kawasan Mandalika adalah Bendungan Mujur. Karena kawasan ini letaknya paling dekat, juga membutuhkan pembiayaan yang tidak terlalu besar,” kata Suryadi.

Hal lain juga yang ditagih Mantan Wakil Ketua DPRD NTB ini ialah janji Presiden Jokowi untuk membangun jalan Nasional yang menghubungkan Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat, dengan Pelabuhan Kayangan di Kabupaten Lombok Timur.

“Kenapa kemudian dalam rencana pengembangan KSPN Mandalika ini, tidak masuk dalam prioritas pembangunan,” Ujar Suryadi mempertanyakan.

Tidak hanya itu, SJP juga mengingatkan Pemerintah Pusat terkait jalan raya yang menghubungkan Kabupaten Lombok Tengah dengan Kabupaten Lombok Timur.

“Jalan lupa, kabupaten Lombok Timur adalah kabupaten dengan jumlah penduduk paling banyak di NTB. Tapi, jalan raya yang menghubungkan antara kawasan Mandalika dengan kabupaten ini, sangat sempit,” ucapnya.

Meski demikian ia mengapresiasi langkah Pemerintah pusat yang menelurkan kebijakan pengembangan KSPN ini. Sebab selama ini, pembangunan infrastruktur terlalu berfokus di pulau Jawa.

“Jika teman-teman mempermasalahkan 5 KSPN prioritas ini dengan alasan ketimpangan, maka saya katakan justru inilah jawaban dari ketimpangan pembangunan infrastruktur di masa lalu. Karena selama ini, pembangunan infrastruktur di luar pulau Jawa kurang dimaksimalkan,” pungkasnya.

dBd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kabid PSP Lotim tegaskan akan optimal berikan pelayanan pada petani

Thu Feb 6 , 2020
GETNEWS.ID, Lombok Timur – Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Peranian (Kabid PSP) Pada Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur Lalu Fathul Kasturi, imbau kelompok tani agar tetap menjaga dan memelihara prasarana dan Sarana pertanian yang ada. Menurut Lalu Fathul saat ditemui wartawan diruang kerjanya, “Tugas kami yang ada di Dinas hanya […]