Minus gaji, serapan zakat Guru di Lotim minim

GETNEWS.ID, Lombok Timur – Serapan Zakat oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur, kurang maksimal dari profesi tenaga kependidikan.

Ketua Baznas Lotim Ismul Basar, kepada wartawan, Rabu (5/2), menuturkan serapan zakat dari guru di Lombok Timur baru berkisar pada besaran 30%.

“30 % itu masih di kalangan ASN guru,” sebut Ismul.

Minimnya serapan zakat dari tenaga pendidik tersebut, dikarenakan banyaknya guru yang mengalami minus gaji.

“Alasannya banyak, karena minus, gajilah, dan lain sebagainya,” terangnya lebih lanjutnya.

Ia juga menyebutkan hal tersebut bukanlah satu-satunya penyebab minimnya serapan zakat dari tenaga pendidikan. Namun juga disebabkan belum adanya ketegasan dari pimpinan (Pemkab) pada dinas terkait turut menjadi faktor utama kurangnya serapan zakat dari kalangan ASN guru.

“Kalau saya lihat, ini memang ada 2 faktor. Selain minusnya kondisi gaji. banyak potongan sana sini. Kemudian ketegasan dari pimpiman Daerah juga cukup berpengaruh” kata dia.

Potensi zakat di Lombok Timur, mencapai lebih dari Rp. 40 Milyar/Tahun yang bersumber dari semua sektor. Sementara itu, ditahun 2020 ini, Baznas Lotim menargetkat serapan zakat sebesar Rp. 15 Milyar. (Dd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Babinsa Koramil Gunungsari bantu evakuasi penemuan mayat dalam bungkusan plastik

Thu Feb 6 , 2020
GETNEWS.ID, Lombok Barat – Babinsa Batulayar Barat Koramil 1606-07/Gunungsari Serda Parhan Taufiq Bersama Anggota Polsek Senggigi dan Tim Inafis Polres lobar melakukan evakuasi sesosok mayat yang ditemukan atas laporan warga di pinggir jalan raya perbatasan Dusun Loco Desa Senggigi dengan Dusun Batubolong Griya Desa Batulayar Barat Kecamatan Batulayar Kabupaten Lombok […]