Ngaku udah cerai, oknum Pejabat Pemprov ini dipolisikan istri

GETNEWS.ID, Mataram – Diduga melakukan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan kepergok kawin lagi tanpa izin, oknum pejabat Pemerintahan Provinsi NTB, berinisial IK (42), dilaporkan oleh istrinya Illyn Yuliani (43) ke Polda NTB pada Jumat (03/01).

Laporan Illyn disampaikan dua orang kuasa hukumnya, Djuliansyah Ramadhan dan Adliam Curcil SH SPKT Polda NTB dan diterima langsung oleh AKBP I Nengah Wintra.

Dijumpai usai mengajukan laporan tertulis ke Polda NTB, Djuliansyah Ramadhan menjelaskan, kliennya terpaksa melaporkan suaminya ke Polda NTB karena sudah kesal dan tidak tahan dengan perlakukan IK.

IK diduga sudah kawin lagi dengan perempuan lain, tanpa seizin Illyn Yuliani sebagai istri sah. IK juga meninggalkan rumah dan diduga menerlantarkan anak dan istrinya sejak beberapa bulan terakhir.

“Jadi yang dilaporkan adalah permasalahan hukumnya. Yaitu kekerasan dalam rumah tangga berkaitan dengan penelantaran istri dan anak, dan dugaan melakukan pernikahan tanpa adanya persetujuan istri. Terlapornya berinisial IK, dan yang melaporkan istrinya, ibu Illyn Yuliani,” kata Djuliansyah.

Menurutnya penelantaran istri dan anak serta pernikahan tanpa adanya persetujuan istri merupakan pelanggaran hukum, sebagaimana diatur dalam Pasal 9 Undang-undang No 23 Tahun 2004 tentang penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga Jo UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan Anak, Jo Pasal 279 (Ayat 1) KUHP.

Karenanya berdasarkan laporan tertulis tersebut, Illyn merupakan istri sah IK yang telah menikah resmi sebagaimana tercatat didalam kutipan buku Nikah nomor 937/39/X/2001, tanggal 12 oktober 2002.

Selama pernikahan tersebut, IK dan Illyn dikaruniai satu orang anak yang saat ini masih duduk di bangku SD.

“Namun belakangan IK meninggalkan istri dan anaknya, dan diduga telah melakukan pernikahan siri dengan perempuan lain berinisial AM pada Maret 2019. Tapi pernikahan ini tanpa persetujuan ibu Illyn,” katanya.

Pasca diketahui kawin lagi itu, IK tidak pernah pulang dan meninggalkan istri dan anak kandungnya.

“Sehingga istri dan anaknya tidak pernah diberikan, baik nafkah Lahir maupun batin hingga saat ini dan melakukan penelantaran istri dan anak yang belum dewasa hingga saat ini,” katanya.

Djuliansyah juga menambahkan, sebelum melaporkan kasus ini ke Polda NTB, Illyn juga sudah pernah melaporkan permasalahan rumah tangganya ke jajaran Pemprov NTB dimana IK bekerja.

Namun hingga saat ini tidak ada tindakan yang dilakukan pemerintah terhadap IK. Sehingga kasus ini dilaporkan ke Polda NTB.

“Klien kami berharap kasus ini dapat ditindaklanjuti, karena ada unsur perbuatan pidana sebagaimana yang telah di atur dalam undang-undang,” kata Aan panggilan akrab Djuliansyah.

Dikonfirmasi terpisah, terlapor berinisial IK mengatakan, kasus rumah tangganya sebenarnya tidak perlu dipersoalkan. Ia justru menyebut jika pernikahannya dengan Illyn sudah selesai sejak menjatuhkan talak perceraian.

“Itu mantan istri. Sudah talak dan saat ini saya sedang proses perceraiannya,” katanya pada wartawan.

Pejabat Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTB ini mengatakan akan menghargai proses hukum. Namun ia menekankan, masalah ini sebenarnya bukan masalah serius, karena memang rumah tangganya sudah tidak bisa dipertahankan.

“Ini kan karena ketidakcocokan dan akhirnya kita bercerai. Kecuali kalau saya ketangkaptangan sedang mesum sama perempuan lain di hotel atau apa lah, baru itu berat,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tindaklanjuti program Kapolri, Polres Lotim kampanyekan aksi menanam pohon

Sat Jan 4 , 2020
GETNEWS.ID, Lombok Timur – Polres Lombok Timur dan jajaran melaksanakan kegiatan penanaman pohon secara serentak sebanyak 1.600 pohon berbagai jenis yang dilaksanakan di Mapolsek Pringgabaya Lombok Timur, Sabtu (04/01). Penanaman pohon secara simbolis tersebut dipimpin langsung Kapolres Lotim, AKBP Ida Bagus Made Winarta, S.I.K., didampingi Waka Polres Kompol Bayu Eko […]