Masyarakat boleh dapatkan pinjaman dana perbankan untuk kemakmuran Masjid

GETNEWS.ID – Gubernur NTB Zulkieflimansyah didampingi Kepala BI Perwakilan NTB, Acris Sarwani, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) NTB, Farid Faletehan dan Direktur Utama Bank NTB Syari’ah, H. Kukuh Rahardjo, menggelar Safari Subuh di Masjid Jami’ Hamidah Kebun Roek Ampenan Kota Mataram pada Sabtu (23/11).

Kehadiran tiga pimpinan yang menangani perbankan di NTB itu kata Gubernur untuk membantu masyarakat memahami ilmu perbankan sehingga memudahkan mereka mendapatkan akses bantuan dana atau pinjaman usaha pada Bank. Menurut Gubernur, selama ini masyarakat belum memahami ilmu perbankan secara utuh, sehingga banyak di antara mereka yang terjebak pada praktek rentenir.

“Kahadiran kami di sini, agak khusus. Karena memperbaiki umat ini tidak cukup dengan ceramah-ceramah. Hadir di tengah-tengah kita orang orang hebat yang menentukan pembangunan ekonomi di NTB. Di sini ada Kepala Bank Indonesia, Kepala OJK dan Kepala Bank NTB Syari’ah,” ungkap Gubernur.

Gubernur menjelaskan masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan, kredit usaha bahkan cara mengelola keuangan dengan baik, dapat langsung berkonsultasi dengan OJK, BI dan Bank NTB Syari’ah.

“Di OJK itu ada istilah financial inclusion, bagaimana umat Islam di Pondok, di Masjid harus melek keuangan. Kalau bapak dan ibu punya usaha kemudian menginginkan modal, silahkan langsung menghubungi beliau-beliau,” kata Gubernur.

Dengan kemudahan akses perbankan saat ini kata Gubernur, sudah saatnya umat Islam memakmurkan Masjid dengan kegiatan-kegiatan ekonomi. Di samping surga di akhirat lanjutnya, surga dunia berupa pembangunan ekonomi juga harus diciptakan. Sudah saatnya Masjid yang ada di NTB ini dilengkapi infrastruktur yang mampu membangkitkan ekonomi.

Salah seorang warga Ampenan, Alwi Aljufri mengaku bersyukur karena Gubernur dapat menggelar Safari Subuh dengan masyarakat. Apalagi, Gubernur dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan bantuan pemodalan di bank.

“Masya Allah, luar biasa. Apa yang masyarakat belum tahu, sekarang sudah terbuka. Hal-hal yang menjadi kepentingan masyarakat paling terbuka. Misalnya kredit tanpa jaminan, untuk menghilangkan dan menghapus rentenir di pasar-pasar,” jelasnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesi (MUI) Kota Mataram, TGH. Hanan, Lc juga menyampaikan rasa bangganya atas gagasan Gubernur menggelar Safari Subuh. Menurutnya Safari Subuh Gubernur membangkitkan kembali semangat membangun NTB. Ia mengaku, banyak informasi yang dibutuhkan masyarakat tersampaikan dengan utuh melalui kegiatan itu.

“Banyak informasi yang selama ini putus. Tapi, Alhamdulillah tersampaikan hari ini hingga ke masyarakat paling bawah,” katanya.

Hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Perangi Hoax, AMSI NTB Gelar Training "Cek Fakta"

Sat Nov 23 , 2019
GETNEWS.ID – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama dengan Aliansi Jurnalis independen (AJI) serta Internews dan Google News Initiaytive menyelenggarakan training Cek Fakta, yang berlangsung selama dua hari berturut Sabtu dan Minggu 23 – 24 November 2019. Kegiatan yang bertajuk Google News Initiative Training […]