Ini penilaian bijak PKS terkait program Beasiswa NTB

GETNEWS.ID -Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Provinsi NTB, TGH Patompo Adnan, mengapresiasi geliat kinerja yang dibangun Gubernur NTB Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah di awal 1 tahun kepemimpinannya. Salah satu yang menjadi perhatiannya yakni Program Strategis Bidang Pengembangan Daya Saing SDM yang dinilai semakin segar dalam hal meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan generasi daerah. Melalui program beasiswa atau pengiriman mahasiswa studi ke luar negeri yang dicetuskan pemerintah saat ini, akan melahirkan generasi – generasi yang berfikiran terbuka baik dalam akademis maupun intelektualitasnya. Sebagaimana yang dibutuhkan oleh Negara khususnya daerah Provinsi NTB, seperti yang tercermin didalam diri Zulkieflimansyah.

“Pemuda yang berfikiran terbuka adalah kebutuhan kita untuk estapet kepemimpinan masa depan di NTB. Pemuda yang berfikiran terbuka dan berdaya saing, akan mampu menyuguhkah kreatifitas dan karya yang mencengangkan dan menakjubkan dikemudian hari. Karena ia telah terbebas dari lingkungan berfikir geografis dan demografis, atau bahkan primordial, tapi sebaliknya dapat berfikir universal dan diluar kotak (out the box). Ini juga mencirikan seseorang berfikir dinamik tidak kaku, namun bukan berarti berfikir bebas tak terkendali,” ujar TGH Patompo Adnan, saat ditemui di gedung DPRD NTB pada Senin (23/9).

Dasar pemikiran Program Beasiswa menurut politikus senior PKS ini tercetus dari kualitas akademik yang dihasilkan sejumlah Lembaga pendidikan NTB. Dimana setiap perguruan tinggi selalu mencetak mahasiswa berprestasi yang disematkan gelar comlaude, membuktikan jika kualitas pendidikan di NTB cukup bagus. Namun menurut TGH Patompo, hasil memuaskan tersebut tak lantas menjadikan mahasiswa itu siap dan mantap dalam dunia kepemimpinan ataupun dunia kerja secara umum. Perlu dibarengi dengan pendidikan lanjutan untuk memperluas ilmu pengetahuan secara langsung melalui pandangan mata.

“Kemampuan akademik brilian ini kadang tidak cukup, namun ia harus dipadupadankan dengan kemampuan olah emosional sosial yang harus diasah. Sehingga cara berfikir jadi terbuka, salah satu sarananya adalah perluasan cakrawala pengetahun dan interaksi dengan lingkungan luar, bisa skala internasional dan regional. Karena ketika berada dilingkungan yang lebih luas, cakrawalapun menjadi terbuka lebar, dan itu bisa mengikis sikap dan cara berfikir geografis dan demografis yang membatasi dan rentan gesekan sosial. Sesorang ketika berada pada lingkungan baru, mulai membangun cara pandang baru dan berbeda terhadap personal dan komunitas,” jelasnya.

Terkait dengan hal itu ia pun menganggap penting program Beasiswa atau studi mahasiswa ke dalam maupun luar negeri, seperti yang digeliatkan Gubernur Zulkieflimansyah. Tak lain harapannya untuk menjadikan pemuda NTB memiliki pola fikir yang terbuka, terlebih untuk membentuk kemajuan daerah yang semakin Gemilang.

“Program ini memang hasilnya tidak semudah membalikkan telapak tangan. Sebagai isu kampanye tidak bisa di creat secara instan, loadingnya lama pada sebagian voters, namun program ini menjadi bukti bahwa pemerintahan Zul-Rohmi serius menggemilangkan NTB. Meski program ini dilihat dari kaca poilitik feedbacknya jauh, tapi pesan besarnya adalah NTB butuh anak muda kompatibel untuk setiap fase perkembangannya, dan itu sejalan dengan setiap program prioritas unggulan Zul-Rohmi,” ucap TGH. Patompo.

Karenanya ia mengajak seluruh pihak agar memandang geliat kinerja Zull-Rohmi pada program Beasiswa ini dari sudut positif yakni mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana peran dan fungsinya sebagai pemimpin. “Beasiswa luar negeri adalah cara pemerintah daerah menerjemahkan keinginan pemuda NTB yang selama ini memiliki kendalam dalam hal meningkatkan kapasitas dirinya agar menjadi harapan dimasa mendatang. Dan harus diingat juga bahwa pendidikan adalah penyumbang terbesar pada peningkatan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) atau Human Development Indeks (HDI), karena itu program ini patut didukung dan diapresiasi,” pungkasnya.

Ndar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Police expose Benny Wenda's involvement in Wamena's lethal riot

Tue Sep 24 , 2019
GETNEWS.ID – The Indonesian police unearthed the involvement of Benny Wenda, a West Papua movement separatist group member, in Monday’s violent protest and riot in Jayapura and Wamena, Papua, which had killed a soldier and 17 civilians. National Police spokesman Brig. Gen. Dedi Prasetyo said the riot that had erupted […]