Danrem 162/WB apresiasi kehadiran peserta Papua di ajang APGN ke-6 di NTB

TNInspirasi – Danrem 162/WB Kol.CZI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH., M.Han., sangat mengapresiasi kehadiran peserta asal Papua yang menampilkan destinasi andalannya Raja Ampat di acara The 6th Asia Pasicific Geopark Network Symposium yang berlangsung di Lombok, NTB dari 31 Agustus – 6 September 2019.

“Disini juga ada stand dari saudara-saudara kita masyarakat Papua. Mereka yang kuliah dan bekerja di sini ikut menggelar pameran dalam APGN dengan menampilkan Raja Ampat sebagai destinasi wisata unggulan Papua,” Ungkap Danrem di Hotel Lombok Raya Mataram, Selasa (3/9).

Dalam kesempatan tersebut Danrem juga menjamin keselamatan para peserta tak terkecuali para peserta asal Papua.

“Keberadaan mereka sebagai Mahasiswa maupun komunitas masyarakat Papua di NTB dijamin keamanan dan keselamatannya,” Jelas Danrem.

Terkait dengan kegiatan APGN, Danrem 162/WB memberikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta APGN di Pulau Lombok NTB. Menurutnya, kunjungan APGN ini sangat bermanfaat bagi dunia pariwisata NTB khususnya Lombok.

“Ajang ini bisa dijadikan sebagai tonggak baru untuk kebangkitan pariwisata Lombok pasca bencana alam gempa bumi yang in sya Allah akan memberikan warna bagi pariwisata NTB, mengingat Lombok memiliki destinasi wisata yang eksotik untuk dikunjungi,” ujarnya.

Danrem berharap, dengan kegiatan simposium APGN dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan budaya dan kelestarian alam sehingga masyarakat harus ikut berperan aktif untuk menjaga keseimbangan dan lebih peduli terhadap lingkungan dan kearifan lokal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

TGB tanggapi Disertasi 'Nyeleneh' soal seks diluar nikah yang bikin heboh

Tue Sep 3 , 2019
GETNEWS.ID – Disertasi mahasiswa program doktor di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga memicu kontroversial.Abdul Aziz, dosen Fakultas Syariah Institut Agama Islam (IAIN) Surakarta, dalam disertasinya mengangkat konsep milkul yamin Muhammad Syahrur, seorang intelektual muslim asal Suriah. Konsep itu menyebutkan bahwa berhubungan intim di luar nikah dalam batas tertentu, tidak melanggar syariat Islam. Mantan […]