Parang unik Sang Mayor

GETNEWS.ID – Setiap daerah di Indonesia memiliki senjata khas unik dan mengandung nilai sejarah tersendiri. Dalam riwayat sejarahnya semua senjata dibuat untuk menjadi alat perang maupun menjaga diri.

Indonesia yang dikenal kaya akan budaya memiliki beragam jenis senjata tradisional. Salah satunya senjata yang berasal dari Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Provinsi NTB sendiri adalah provinsi yang terdiri dari dua pulau utama, yaitu Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Suku bangsa Sumbawa disebut juga Tau Samawa (Orang Sumbawa), memiliki senjata yang hampir mirip bahkan sama dengan senjata-senjata yang berasal dari daerah lainnya di Indonesia.

Mayor Dahlan membawa ‘Berang’ panjang warisan seorang tetua di Desanya bernama Haji Abas

Namun ada satu senjata, yang dimiliki oleh Dahlan seorang anggota TNI kelahiran Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, yang bertugas di Korem 162/WB berpangkat Mayor yang memiliki keunikan tersendiri.

Orang Sumbawa menyebutnya Berang yang berarti parang, uniknya dengan parang sang Mayor Dahlan ini, panjangnya hampir 2 meter. Sementara yang kita ketahui pada umumnya diberbagai wilayah di Indonesia parang biasanya paling besar ukurannya tak lebih dari 25 hingga 50-100 centimeter (cm).

Menurut Dahlan, parang yang diwariskan oleh salah seorang kerabatnya, tetua dari Kampung Bugis Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat, bernama Haji Abas kepadanya itu memiliki panjang sekitar 2 meter dengan panjang mangan yang terbuat dari besi murni sekitar 180 cm dan gagang yang terbuat dari kayu berdiameter 20 cm dengan ukiran kepala ular pada pangkalnya.

“Sarung parang ini terbuat dari kayu Kelicung. Pohonnya banyak tumbuh di Sumbawa, panjangnya sekitar 180 cm sama seperti panjang mangan-nya,” jelas pria yang menjabat sebagai Kepala Penerangan Korem tersebut, Sabtu.

Dahlan masih belum mengetahui secara pasti apa kegunaan dari parang diwariskan kepadanya itu, namun dari cerita orang-orang tua di kampungnya, Berang atau parang itu memiliki banyak kegunaan dan fungsi.

“Geografis di Sumbawa ini kan banyak bukit dan hutan, kehidupan pada saat itu masih sangat sulit karena alamnya masih liar. Jadi Berang ini banyak digunakan sebagai alat untuk merambas semak, berburu binatang hingga sebagai pedang saat menemui musuh,” jelasnya.

Belum diketahui dengan pasti berapa usia parang unik tersebut, yang jelas sang Mayor langsung menjadi buah bibir di Kampungnya begitu beredar foto dirinya berpose dengan membawa berang tersebut di media sosial facebook.

Saat ini, parang panjang yang masih banyak menyisakan pertanyaan dibenaknya itu, disimpan Dahlan dirumah orang tuanya di Taliwang, dan berharap suatu saat ia bisa mengetahui asal-usul dan seluk-beluknya.

“Yang jelas, ini bukan sekedar Berang biasa,” yakinnya.




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

M16: Petahana Lombok Utara mudah ditumbangkan pada Pilkada 2020

Sun Jul 28 , 2019
GETNEWS.ID – Lembaga Kajian Sosial dan Politik M16 Mataram mengamati perpolitikan di sisi utara pulau Lombok memasuki moment kontestasi Pilkada 2020. Satu hal yang menjadi perhatiannya yakni aroma kekalahan dari sang petahana, Bupati Lombok Utara Najmul Ahyar, apabila kembali maju pada Pilkada Lombok Utara mendatang. Tak hanya menjadi sebuah prediksi […]