Pria asal Taliwang ini bangun ‘Wisma Bahagia’ siasati bahaya gempa

GETNEWS.ID – Bencana gempa bumi yang sempat mengguncang provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Agustus 2018 lalu masih menyisakan trauma pada sebagian masyarakat di NTB, baik di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Salah satunya adalah Riyad (43 tahun) pria kelahiran Taliwang, Kabupaten Sumbawa Besar ini masih menyimpan rasa khawatir akan terjadi lagi bencana serupa, apalagi, beberapa hari belakangan ini gempa berskala 4 hingga 6 skala richter makin sering terjadi dibeberapa wilayah yang berdekatan dengan pulau Sumbawa tempat tinggalnya.

Menyikapi hal tersebut, dan demi kenyamanan dan keamanan keluarganya. Riyad yang juga adalah seorang pengusaha bahan bangunan berinisiatip mengembalikan lagi rumah adat Sumbawa sebagai rumah tinggalnya.

“Saya lihat kemampuan rumah panggung untuk bertahan dalam kondisi gempa lumayan bisa diandalkan, lihat saja akibat gempa setahun yang lalu, banyak bangunan roboh tapi rumah panggung masih kokoh berdiri. Kalaupun ada kerusakan tak sampai roboh,” ungkapnya sambil menceritakan bagaimana orang tua dulu lebih memilih membuat rumah panggung daripada rumah pada umumnya.

“Orang-orang tua kita dulu membuat rumah tinggal di Sumbawa ini, karena mengerti kondisi alamnya. Rawan bencana, seperti banjir, gempa bumi dan tentunya untuk menghindari binatang buas.” jelas Riyad, “Jadi saya sangat yakin sekali kalau rumah panggung adalah solusi, menurut saya, saat ini untuk mengantisipasi gempa,” lanjutnya diteras rumah panggungnya di pinggiran Kota Taliwang, Sabtu.

Sama seperti kebanyakan rumah tradisional di daerah Sulawesi, kata Riyad, rumah adat Tau Samawa (Orang Sumbawa) juga berstruktur panggung dan terbuat dari bahan-bahan yang ada disekitar mereka. Kayu adalah material utama yang digunakan untuk bagian tiang, lantai, dinding, dan perlengkapan rumah lainnya. Sementara atapnya menggunakan bahan daun rumbia, meskipun belakangan bahan dari seng atau genting tanah lebih sering digunakan.

Kini rumah panggungnya sudah berdiri kokoh, sebagai pengusaha bahan bangunan, tentu tak sulit bagi Riyad untuk segera bisa mewujudkan rumah panggung-nya yang dibangun diatas lahan kosong dekat Gudang materialnya.

Struktur tiang pada rumah panggungnya, secara keseluruhan, bisa dikatakan sudah seperti desain rumah modern. Sistem sirkulasi udara yang dimiliki dengan adanya jendela dan ventilasi dalam jumlah banyak memungkinkan rumah adat ini begitu nyaman untuk dihuni.

Dipekarangan depan rumah panggungnya yang diberi nama Wisma Bahagia, tak lupa Riyad yang juga seorang penggila olah raga basket ini, membuat ring basket untuk menyalurkan hobinya sembari menikmati kedamaian dan kesejukan alam dipinggiran Kota Taliwang.

“Yang terpenting, rasa khawatir sudah agak berkurang kalau tiba-tiba ada gempa lagi,” katanya sembari berharap gempa tak datang-datang lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Cek progres TMMD 105 Lotim, Kasrem 162/WB turun ke lokasi

Sat Jul 27 , 2019
TNInspirasi – Kepala Staf Korem 162/B Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori melaksanakan kunjungan kerja ke lokasi TNI Manunggal membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 1615/Lotim di Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur, Sabtu (27/7). Adapun lokasi yang dikunjungi yakni perehaban rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun Selebung Desa Selebung, perehaban […]