Menolak wisuda online, Puluhan mahasiswa UIN Mataram gelar Aksi Demonstrasi

Mataram – Dengan Adanya Kabar wisuda online,  Puluhan Mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UIN Mataram gelar aksi Demontrasi di depan Gedung Rektor UIN Mataram

Masa aksi Demonstrasi tegaskan agar pihak kampus tinjau kembali kebijakan wisuda yang di gelar secara online,  sebab wisuda online tidak sebanding dengan susah payah mahasiswa dan orang tua yang sudah berjuang pertahankan kulyah mahasiswa

Semntara itu, dalam aksinya mahasiswa tuntut agar giat wisuda melibatkan seluruh mahasiswa calon wisudawan wisudawati tanpa memakai perwakilan.

Demo tersebut merupakan kali kedua minta Rektor UIN Mataram agar memberi kesempatan wisuda secara offline dan menolak wisuda secara online karena ini merupakan momen yang di nanti-nantikan dan momen paling membanggakan

Tak hanya itu, rasa haru terlihat kepada puluhan mahasiswa menangis sebab berharap seluruh orang tuanya di pagelaran wisuda nantinya bisa langsung menyaksikan prosesi momen wisuda tanpa harus melihat melalui online

Selnjutnya dengan hal tersebut, terdapat 5 orang  perwakilan massa aksi diterima oleh WR 3. Wakil rektor III Dr. Hj. Nurul Yakin, M.Pd dan Kabag (administrasi akademik) UIN Mataram (Drs. Nuruddin, MH) di Ruang Rektorat dan melaksanakan Audensi.

Namun pihak kampus dalam hal ini WR III Dr. Hj. Nurul Yakin, M.Pd menjelaskan akademik tetap akan melaksanakan wisuda secara online,

“Ini demi Kesehatan dan kita sama-sama ikuti peraturan yang ada” Ucapnya.

Pemerintah juga sudah mengeluarkan perda agar tidak ada kegiatan berkerumunan dalam jumlah banyak apapun alasannya, Maka itu yang menjadi pertimbangan pihak kampus untuk tetap melaksanakan wisuda secara online,” Tegas Nurul Yakin

Namun jika ingin disaksikan oleh orang tua untuk hadir wisuda, wisuda bulan september di tunda danbakan dilaksanakan pada bulan Februari

“Maka data Mahasiswa dan mahasiswi akan terus di pantau yang ingin wisuda di bulan Februari, namun bagi yang di luar daerah atau jauh, data mahasiswa yang sudah daftar juga cukup banyak,” terangnnya

Selain itu, Kabag administrasi akademik UIN Mataram Drs. Nuruddin, MH menegaskan Keputusan administrasi akademik Ketua Panitia atas SK Rektor yaitu bagi mahasiswa yang sudah ikut yudisium, tetap akan diundang untuk melakukan wisuda online dan diberi ijazah sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Ia menambahkan pihak kampus sudah berkordinasi dengan satgas Covid-19 provinsi dan kota, akan tetapi di khawatirkan akan kerumunan, sehingga tidak lebih dari 50 orang terdiri dari senat 10 orang, perwakilan 27 mahasiswa, mahasiswi, panitia 10 orang serta lebihnya tim dokumtasi dan lainnya guna memutus mata rantai perebaknya penyakit covid-19 saat ini,” Tutupnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Warga Kelurahan Bintaro gelar kegiatan gotong royong tingkatkan sinergitas dan budaya hidup sehat

Wed Sep 2 , 2020
Kota Ampenan – Pemerintah Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan mengelar gotong royong bersama masyarakat dan pemuda, Senin (01/09/20). Kegiatan gotong royong tersebut sebagai bentuk keberlanjutan Program Kampung Sehat yang diinisiasi Kapolda NTB, Irjen. Pol. Muhammad Iqbal membawa perubahan besar di tengah-tengah masyarakat NTB tidak terkecuali warga Kelurahan Bintaro. “Hajatan ini juga […]