Edukasi Protokol Kesehatan, IKAPTK dan TP-PKK NTB lanjut ‘Gebrak Masker’ di Lombok Tengah

Lombok Tengah – Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi KepamongPrajaan (IKAPTK) bersama TP-PKK Provinsi NTB kembali menggelar Gerakan Bersama Memakai Masker (Gebrak Masker) dalam rangka edukasi dan sosialisasi protokol COVID-19 di Kabupaten Lombok Tengah, Selasa (1/9).Kegiatan ini dilaksanakan di desa Marong, Lombok Tengah.

“Total ada 2.700an lebih masker yang dibagikan. Ada masker dewasa dan anak” ujar Sazdi wahyudi, S. STP, salah satu anggota IKAPTK yang ditemui usai kegiatan Gebrak masker.

Lebih lanjut, Sazdi menjelaskan bahwa gerakan “Gebrak Masker” kali ini merupakan kegiatan kolaborasi IKAPTK Provinsi NTB dengan PKK Se-NTB yang telah dimulai sejak 17 Agustus lalu. Ini merupakan kegiatan kedua, setelah sebelumnya dilaksanakan di Kota Mataram. Direncanakan kegiatan serupa akan konsisten dilaksanakan di seluruh kabupaten kota se-NTB.

“Kami harap masyarakat bisa lebih peduli menjaga kesehatannya dimulai dari hal yang sederhana seperti mencuci tangan dan mengenakan masker saat beraktivitas” tutup Sazdi yang juga menjabat sebagai Lurah Praya ini.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah mengapresiasi kolaborasi dan kegiatan Gebrak Masker yang dilaksanakan kali ini.

Menurut Bunda Niken, sapaan akrabnya, Gebrak Masker ini adalah bentuk kolaborasi yang positif untuk pencegahan penularan COVID-19 di NTB, khususnya di Lombok Tengah. Terlebih, IKAPTK merupakan organisasi yang mewadahi seluruh alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan yang terdiri dari alumni APDN, STPDN, IIP dan IPDN. Di NTB sendiri, alumni IKAPTK telah menyebar di seluruh level pemerintahan termasuk di Lombok Tengah.

Pada kesempatan tersebut, Bunda Niken juga mengedukasi bahwa protokol kesehatan adalah hal yang sangat penting dalam masa Pandemi saat ini.

“Masker adalah pertahanan kita, ini adalah salah satu usaha kita untuk pencegahan penularan COVID-19, maka dari itu, kami ke sini untuk melakukan gebrakan masker di desa ini,” ungkapnya.

Ia berharap, masker bisa menjadi bagian dari pakaian masyarakat yang selalu digunakan ketika keluar rumah.

“Pentingnya menggunakan masker sama seperti pentingnya menggunakan baju ataupun hijab,” pintanya.

“Saya mengucapkan terimakasih banyak kepada para pihak yang ikut membantu kegiatan ini,” tutup Bunda Niken.

Kegiatan Gebrak Masker di Lombok Tengah ini sendiri merupakan rangkaian dari Roadshow Gebrak Masker IKAPTK bersama PKK se-NTB. Sebelumnya, di tanggal 17 Agustus lalu, bertepatan dengan HUT Republik Indonesia ke-75, PKK bersama IKAPTK telah menyebar ribuan masker. Dan di langkah awal, 5000an masker disebar di tiga titik di kota Mataram. Yakni di Kelurahan Sayang-Sayang, kelurahan Banjar dan Kelurahan Jempong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Program Kampung Sehat Dinilai Berhasil Tekan Penyebaran Covid-19 di NTB

Wed Sep 2 , 2020
Mataram – Dalam rangka menekan penyebaran Covid-19, Polda NTB bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB dan jajaran TNI menggelar lomba “Kampung Sehat”. Lomba yang sudah berjalan selama tiga bulan ini diikuti oleh 1.136 desa dan kelurahan yang ada di Provinsi NTB. “Kampung sehat ini menjadi vitamin untuk kita semua. Kita bersyukur, […]