Carut Marut Pendidikan Ditengah Pandemi, DPRD Kota Mataram Susun Strategi Baru

Mataram – Ketua DPRD Kota Mataram dengan Komisi VI bersama Dinas Pendidikan, Kominfo, dan sejumlah kepala sekolah di kota mataram, gelar Rapat kerja guna meningkatkan atensi pemerintah dan pihak yang terlibat dalam pemberdayaan kualitas pendidikan di tengah pandemi Covid-19 kamis (6/8).

Ketua DPRD Kota Mataram, H. Didi Sumardi, SH. Terangkan pihak dewan banyak menerima komplain, masukan, ususlan, terkait dengan bagaimana pengelolaan sekolah, terutama pada sistem yang ada di dalamnya, apalagi di tengah covid-19.

“Bermacam masukan akan menjadi dorongan kita bersama, dalam membangun kualitas pendidikan di tengah pandemi agar lebih baik, ” tegasnya

Ia menjelaskan harapan yang lebih jauh kepada pihak Telkom, Kadis pendidikan dan Kominfo yang hadir dalam rapat tersebut, supaya bisa mendesain cara pembelajaran yang efektif di tengah pandemi covid via dearing (online).

Tentunya sistem yang kita harapkan adalah dengan mempertimbangkan bagaimana efesiensi dan efektivitas nya, bukan baku pada mudah dan murahnya saja, “tegasnya

Sehingga dengan memperhatikan aspek tersebut, tentu kualitas belajar mengajar di tengah pandemi akan lebih maksimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Drs.H. Lalu Fatwir Uzali, S.Pd., M.Pd.dalam penyampaiannya menjelaskan, “Hari ini kita masuk dalam pembahasan  pendidikan, karena atensi pemerintah dalam pendidikan ini perlu ditekankan. Apalagi  pendidikan ini merupakan salah satu pusat perhatian yang disorot masyarakat dan segala elmen, ” Tandasnya

Ia menambahkan ini merupakan
Hal yang baru, dimana pada tanggal 27 juli harus mengajar dengan saling tatap muka, namun dimasa pandemi belum memungkinkan.

Kemendikbud juga seperti yang sudah diketahui bersama, sejauh ini sudah menerapkan dua sistem di tengah pandemi covid, yaitu dearing dan during. Banyak orang tua yang juga menyampaikan bagaimana anak-anak kita juga mendapatkan solusi yang sama antara daring dengan during ini.

“Kita juga mendapatkan masalah, yaitu tentang jaringan. Belum lagi dari keterbatasan perangkat kerasnya (hp, laptop, dan lain-lainnya), tentu ini yang akan menjadi catatan kedepannya. Bagaimana kemudian menemukan solusinya, setidaknya kita bersama-sama bahu membahu dalam membangun kualitas pendidikan kedepannya, ” Harapnya.

Tak hanya itu, Dalam kesempatan yang sama Nur selaku perwakilan pihak dari Telkom, juga menjelaskan, jika maslah jaringan internet. Selama ini Telkom untuk di kota Mataram sudah tercover, jadi isu yang mengatakan tidak ada jaringan bisa dipastikan kurang benar. Karena 50 lurah dan 6 kecamatan di Kota Mataram, pihak Telkom bersama kadis kominfo sudah bekerjasma untuk menfasilitasi wilayah tersebut untuk menggunakan akses wifi secara free.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pendidikan Jadi Atensi Pemerintah, Ketua DPRD Kota Mataram: Itu Adalah Tugas Bersama

Thu Aug 6 , 2020
Mataram – Usai digelar Rapat Kerja (Raker) dengan komisi VI bersama Pihak Telkom, Dinas terkait dan perwakilan Kepala Sekolah se-Kota Mataram di Ruang Rapat Utama DPRD kota Mataram, (6/8). Ketua DPRD Kota Mataram H. Didi Sumardi, SH, simpulkan, “Sebagai referensi kedepannya dalam proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) supaya berjalan baik […]