Kades Terong Tawah Gelar Rapat bahas BLT untuk warga yang tidak mampu

Lombok Barat – Untuk mengurangi dampak sosial akibat pandemi viruscorona, Pemerintah Desa Terong Tawah Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat melalui Kades Trongtawah menindaklanjuti surat edaran Kementrian Desa RI untuk menggelar giat rapat prefikasi Data warga yang dikategorikan miskin atau tidak mampu yang berhak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai ( BLT ).

Kades Terong Tawah M. Waris Zainal S.Pd.

Dalam giat tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Terong Tawah Muhammad Waris Zainal S.Pd, sekdes terongtawah Awalul Fahmi, seluruh kepala Dusun desa Terong Tawah, BKD, LPM, pendamping Desa baik di Kecamatan, Babinkamtiberhak dan stake holder terkait so Aula Kantor Desa Trongtawah, Selasa (21/4).

Kepala Desa Terong Tawah menjelaskan, bahwa giat rapat prefikasi bantuan dana BLT akan di lanjutkan oleh seluruh kepala dusun untuk menentukan skala prioritas di tingkat dusun yang menjadi bukti persepsi Data yang sudah menjadi kesepakatan bersama.

“Adapun warga Masyarakat Terong Tawah yang di kategorikan miskin atau tidak mampu, nantinya yang lulus dalam prefikasi akan mendapatkan BLT dari desa dengan jumlah 600 ribu per bulan sampai dengan 3 bulan, sehingga dengan adanya bantuan tersebut berharap untuk menjalankan program pemerintah pusat guna mencegah COVID-19,” Jelas Waris Zainal.

Sementara Sekdes Terong Tawah menjelaskan kriteria yang berhak mendapatkan BLT di prioritaskan seperti berpenghasilan redah, tidak mendapatkan PKH, BPNT, JPS Gemilang, JPS Gemilang Lobar Mantap, Kehilangan mata pencaharian, memiliki penyakit kronis dan kriteria lainnya.

“Bantuan dana BLT Desa yang diperioritaskan kepada khususnya warga yang kategori sangat miskin, jika sudah memenuhi kuota utk warga sangat miskin maka di peruntukkan kepada warga kategori miskin serta tetap tetap mengacu kepada kuota anggaran dari Kemdes RI,” Jelas Sekdes

Harapan pemerintah pusat baik kabupaten dan khususnya di Desa Terongtawah akan dilaksanakan secara besama – sama memberikan BLT tepat sasaran kepada warga yang benar-benar sudah terdata oleh kepala Dusun dengan kriteria yang sudah menjadi kesepakatan besama.

Dalam kesempatan tersebut tak lupa Kades menghimbau masyarakat sesuai aturan pemerintah agar tetap menjaga jarak saat kontak langsung dengan orang lain, menjaga kebersihan dan tak lupa mencuci tangan dengan Handsanitaizer demi terhindar serta memutus mata rantai penyebaran viruscorona atau COVID-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Membangun Indonesia Dari Desa

Wed Apr 22 , 2020
Pembangunan tidak lagi terpusat di perkotaan (Sentralisasi), melainkan harus dilakukan menyebar di seluruh pelosok Indonesia (Desentralisasi). oleh Alfurkon Setiawan* DARI DESA – Pembangunan perbatasan, termuat dalam poin ketiga dari Nawacita. Presiden Jokowi-JK menebalkan prase “membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam rangka negara kesatuan”. Pembangunan tidak lagi […]