Tim COVID-19 kerja keras memutus mata rantai kontak Eks Jama’ah Tabligh

Lombok Timur – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lombok Timur sampai dengan hari ini masih terus bekerja keras dalam upaya memutus rantai Kontak Eks Jamaah Tabligh Gowa Sulawesi, dan baru-baru ini kembali ditetapkan 4 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Asal Kecamatan Labuhan Haji diantaranya MA 64 Tahun, LH 16 Tahun, IH 42 Tahun dan MK 52 Tahun.

Sebagaiman data dari Tim Gugus Covid-19 Lotim yang dapat dihimpun media ini, disebutkan ada 2 Cluster terbesar yang ada di Lombok Timur terkait dengan penyebaran Covid-19. yang pertama adalah Cluster Aiq Nyambuk yang berasal dari Cluster Jakarta dan berikutnya Cluster Gowa Sulawesi.

Gugus Covid-19 Lotim pada saat kegiatan Vicon bersama awak media, Jum’at (17/4) di Selong.

Adapun berita baiknya, hampir semua pasien yang telah mendapatkan perawatan atau orang yang masuk dalam kategori (Positif Covid-19) dari Cluster Aiq Nyambuk telah dapat di rontokan, kecuali tinggal menunggu hasil swab terhadap pasien 02 yang sedang dirawat di RS Nusa Tenggara Barat.

“Mari kita sama-sama berdoa di hari Jumat ini semoga pasien 02 dalam waktu beberapa hari kedepan bisa secepatnya negatif, sehingga seluruh pasien terkini yang terinveksi positif yang berasal dari Cluster Jakarta atau Cluster Aiq Nyabuk ini dapat dirontokan. Dari 5 yang dinyatakan positif sudah 4 yang dinyatakan sembuh tinggal satu yang masih dalam perawatan” ucap Sekretaris Gugus Covid-19 Lotim HM Juaini Taofik, pada saat kegiatan Vicon bersama awak media, Jum’at (17/4) di Selong.

Masih kata Juaini, bagaimana memutus Cluster Gowa, mengetahui masalah sudah setengah solusi, dimana satu minggu kemarin Tim Gugus Tugas Covid sudah betul-betul bekerja ekstra. begitu diketahuinya hasil rapid tes reaktif terhadap salah satu pasien nomor 26 atas nama SR yang masuk dalam kategori Pasien Dalam Pengawasan (PDP), selanjutnya di lakukan swab tanggal 11 dan dinyatakan positif.

Dari itu kami terus gencar untuk mengejar atau mencari jama’ah-jama’ah Eks Tabligh Gowa. Alhamdulillah pada awalnya relatif ada tantangan, karena waktu itu jamaah tabligh belum begitu terbuka selain itu lingkungan setempat juga masih setegah.

Namun dengan adanya dukungan dari semua pihak termasuk media, sesuatu yang sulit tersebut kemudian menjadi mudah, terlebih baru-baru ini Amir Jamaah Tabligh Suro Alam, juga sudah memberikan imbauan kepada anggotanya, namun demikian kami dari gugus tugas juga tidak mengambil resiko, setelah kita mentracking langsung me rapid tes jamaah tabligh, yang rapid tesnya reaktif mulai kemarin telah dibawa ke RSUD Selong, kemudian selanjutnya akan dibawa ke Rusunawa terpusat yang ada Labuhan Lombok, Kayangan.

“Kita berdoa semoga ini berlangsung baik dan sampai dengan hari ini untuk Lombok Timur belum ada penolakan, karena kita sudah mengadakan pendekatan tidak saja dengan pemerintah terkait, tetapi juga dengan keluarga dan lingkungan setempat, Insya Allah ini akan epektif untuk memutus penyebaran covid-19 yang datang dari cluster Gowa.” Ungkapnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kurangi dampak sosial Pandemi COVID-19, Polres Sumbawa bagikan sembako

Fri Apr 17 , 2020
Sumbawa Besar – Satgas Operasi Keselamat Gatarin 2020 bersama Ketua Bhayangkari Polres Sumbawa kembali memberikan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di seputaran Kota Sumbawa, Jum’at (17/04) pagi tadi di Depan Mako Polres Sumbawa. Pemberian sembako tersebut merupakan upaya Polres Sumbawa untuk mengurangi dampak sosial yang ditimbulkan oleh Covid-19. Kegiatan […]