Berbekal bukti rekaman CCTV, ABG pencuri HP ini akhirnya dibekuk

GETNEWS.ID, Mataram – Terkejut melihat aksinya mencuri Handphone terekam CCTV, pemuda asal Lingkungan Karang Anyar Kota Mataram ini pun berusaha memutus kabel CCTV untuk menghilangkan bukti rekaman.

Namun upaya AM alias Haris (19) sia-sia, aksi mencurinya di sebuah rumah yang berada di Gang Anyar III Nomor 02, Lingkungan Karang Anyar, Kelurahan Pagesangan Timur, Kecamatan Mataram sudah terekam CCTV saat mencuri HP milik korban.

Berbekal rekaman CCTV dan keterangan saksi, polisi berhasil  menangkap AM kurang dari 24 jam setelah mencuri handphone tak jauh dari rumahnya, pada Sabtu (14/3) sekitar pukul. 13.30 siang. 

Kapolsek Pagutan, Iptu Surya Irawan di Mapolsek Pagutan,  Selasa sore (17/3), menjelaskan  sebelum ke rumah korban. Pelaku sudah menyiapkan alat untuk memotong kabel CCTV. 

“Alat tersebut berupa sebuah cerurit yang dipasangkan kayu dipergunakann dengan mudah memutus kabel CCTV. ‘’ jelas Kapolsek Iptu Surya Irawan.

Pelaku sudah  mengetahui  dirumah tersebut terpasang  CCTV, tetapi  dia  nekat dengan meloncati tembok   dan masuk ke rumah korban. 

Setelah mendapat laporan, petugas langsung mendatangi lokasi. Olah TKP digelar dan memeriksa rekaman CCTV. 

“Didalam rekaman CCTV terpampang jelas wajah Haris, kami pun  langsung menangkap pelaku di rumahnya tanpa perlawanan‘’ beber Kapolsek.

Barang hasil curian berupa Handphone masih dikuasai pelaku,  dapat diamankan dan di bawa ke  Mapolsek Pagutan. 

Hasil interogasi sementara dari pelaku, barang curian tersebut akan dijual dan hasilnya buat beli narkoba.

Pelaku Haris diketahui   bukan pemain baru. Ia adalah residivis dari sejumlah kasus pencurian. Parahnya lagi. Haris baru seminggu bebas dari Lapas Mataram. Namun kembali berulah dan melakukan pencurian. Pria tanpa pekerjaan itu dipastikan mendekam di penjara lagi. 

‘’Pelaku ini residivis dan baru seminggu bebas hirup udara segar  setelah divonis 10 bulan penjara. Sekarang berulah lagi,’’ kata Surya. 

Haris memiliki catatan kejahatan  sejak masih di bawah umur. Ia terlibat kasus pencurian. Setidaknya, pelaku beraksi di empat TKP. Aksinya itu berhasil menggondol handphone, laptop dan barang bukti lainnya. 

‘’Pelaku bisa dibilang spesialis barang elektronik. Ini aksinya yang kelima,’’ tuturnya. 

Akibat perbuatannya itu, Haris dapat  dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan hukuman 5 tahun penjara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Gatot: Masjid bukan sumber penularan Covid-19

Wed Mar 18 , 2020
GETNEWS.ID – Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengeluarkan fatwa terkait salat Jumat di tengah mewabah virus corona di tanah air. MUI memandang, Salat Jumat bagi penderita virus corona hukumnya haram dilakukan di Masjid. Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn), Gatot Nurmantyo angkat bicara terkait salat berjamaah di tengah penyebaran virus corona (Codiv-19) […]