Gadis jago silat asal Lotim ini wakili NTB di Ajang Putri Indonesia 2020

GETNEWS.ID, Lombok Timur – Pemilihan Putri Indonesia dari Tahun ketahun selalu mengundang antusiasme wanita cantik dari seluruh Indonesia untuk berpartisipasi pada ajang tersebut.

Pemenang terpilih pada kontes kecantikan tersebut akan menjadi duta bangsa pada kegiatan-kegiatan yang bertaraf Internasional. Serta, berkontribusi dalam memajukan komoditas ekspor, pariwisata, dan budaya Indonesia. Puteri Indonesia juga akan melakukan berbagai aksi sosial, ke daerah untuk memberikan hiburan dan bantuan sosial.

Pada tahun 2020 ini ajang Pemilihan Putri Indonesia yang ke-24 akan kembali diselenggarakan pada 6 Maret 2020 di Ibukota Jakarta.

Pada tahun ini Shalsabila Lestari Putri Suteja, yang berhak mewakili NTB pada ajang bergengsi tersebut. Putri sulung dari pasangan I Nyoman Suteja dan Aulia Adriyuwani ini terpilih menjadi satu-satunya wakil NTB pada ajang yang dipelopori oleh perusahaan kosmetik ternama tersebut.

Kepada wartawan, Jumat (7/2), gadis yang akrab dipanggil Putri tersebut, mengatakan memiliki misi tersendiri untuk mengharumkan nama NTB di kancah Nasional.

“Misi saya dalam membawa nama NTB khususnya Lombok Timur dikancah Nasional, supaya daerah kita tidak lagi dipandang sebelah mata,” ucap Putri.

Gadis bertinggi 172 cm bahkan menyebut banyaknya program-program unggulan Pemerintah Daerah yang dapat diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia.

Ia pun menambah pengetahuannya terkait program Pemda sebagai pendukung dalam penilaian wawasan pengetahuan. Namun, yang paling utama adalah pembekalan untuk peningkatan kapasitas dirinya secara pribadi. Agar dapat bersaing dalam kategori penilaian yang telah ditetapkan. Seperti Brain (Kecerdasan), Beauty (Kecantikan) dan Behaviour (Perilaku).

“Itu penting sebagai pendukung. Tapi yang paling penting bagaimana pembawaan diri kita,” ujar gadis yang juga menekuni olahraga renang dan pencak silat ini.

Oleh sebab itu, ia pun telah menjalani berbagai macam pembinaan, mulai dari public speaking, latihan catwalk, kelas Bahasa Inggris, dan pembinaan lainnya.
Putri, yang kini masih berstatus sebagai pelajar ini juga mengatakan pada gelaran Putri Indonesia, juga selalu memperkenalkan budaya lokal melalui pertunjukkan pakaian adat.

“Ada yang namanya fashion show berbasis budaya. Dimana baju-baju yang kita pakai ada sentuhan kain daerahnya. Dan juga ada sesi traditional costum. Disanalah kita bisa memperkenalkan kain dari Lombok Timur,” kata dia.

Meskipun mengikuti ajang yang sarat bersinggungan dengan dunia hiburan, menariknya gadis 18 tahun ini justru tidak bercita-cita sebagai selebritis. Melainkan tetap berminat untuk menjadi Polisi wanita (Polwan) sebagaimana profesi ayahnya saat ini.

“Cita-cita Putri jadi Polisi. Atau Enterpreneur (Pengusaha,red),” ujarnya singkat.

Dd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Ahli Hukum : Wartawan jangan terlena dengan istilah Kemerdekaan Pers

Fri Feb 7 , 2020
GETNEWS.ID, Banjarmasin – Wartawan dan media massa diimbau jangan terlena dengan UU 40/1999 tentang Kemerdekaan Pers. Sebab dalam UU itu, tidak pernah diatur secara jelas hukum pers. Ahli Hukum Bagir Manan mengingatkan insan pers jangan terlalu menikmati kemerdekaan pers tapi lupa mengisi substansi kontennya. “Seolah-olah jika wartawan dan pers akan […]