Resmi, nama Bandara Lombok berganti

GETNEWS.ID, Mataram – Nama Bandara Internasional di Lombok Nusa Tenggara Barat resmi berganti, menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) sejak dikeluarkannya rekomendasi perubahan nama Bandara dari DPRD NTB melalui Sidang Paripurna yang digelar pada Rabu (29/1). Rekomendasi ini sebagai refresentasi persetujuan warga masyarakat NTB, atas Surat Keputusan (SK) Kementerian Perhubungan RI tentang pergantian nama bandara di sejumlah daerah di Indonesia.

Gubernur NTB Zulkieflimansyah mengatakan jika perubahan nama bandara mewakili dinamika perubahan pembangunan daerah ke arah yang lebih baik. Menurutnya warga masyarakat siapapun yang berasal dari wilayah NTB, berhak untuk memiliki NTB tanpa memandang perbedaan yang didasari oleh kepentingan. Dan dengan dikeluarkannya rekomendasi dari DPRD NTB, telah mewakili kepentingan seluruh golongan masyarakat dari 10 Kabupaten dan Kota.

Dalam paripurna tersebut Gubernur menyampaikan keberadaan Bandara Internasional di Lombok ini juga menjadi satu – satunya pintu untuk mensukseskan pengembangan pariwisata. Terlebih dengan hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika dan perhelatan event MotoGP 2021 yang dinantikan.

“Karena DPR ini adalah referesntasi masyarakat, kalau mendengar semua – semua bisa panjang prosesnya, sehingga dicari yang formal kira – kira apa. Kalau sudah ada rekomendasi seperti ini, dari Gubernur DPR kemudian kami akan menyampaikan kepada Menteri Perhubungan bahwa sudah selesai proses politik ditempat kami, dan sudah ada rekomendasi dari Dewan maka silahkan untuk mengeksekusi ke angkasa pura,” katanya.

Rekomendasi DPRD NTB atas perubahan nama Bandara Internasional di Lombok, menjadi penentu proses eksekusi yang sebelumnya menjadi polemik ditengah masyarakat. Sejumlah pihak yang berkepentingan dengan alasan psikologi historis, saling melontar gugatan pro dan kontra melalui aspirasi. Karenanya sebagaimana rekomendasi yang diberikan atas perubahan nama bandara tersebut, melakui sidang paripurna DPR meminta agar Gubernur NTB mengambil langkah bijak untuk merukunkan kelompok yang berselisih pendapat.

”Kita sudah memberikan dukungan perubahan nama bandara dari Bandara Internasional menjadi Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid. Dan mudah – mudahan Gubernur sebagai kepala daerah segera melakukan tindakan – tindakan atau kegiatan sosialisasi maupun mendatangi tokoh – tokoh yang kontra ini secara kekeluargaan agar semua bisa menerima secara adil,” ucap Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda.

Setelah rekomendasi ini dikeluarkan, pihak Angkasa Pura diminta untuk segera melakukan eksekusi pergantian nama Bandara. Agar dapat menjadi daya tarik baru khususnya terhadap wisatawan yang datang berkunjung ke NTB.

aNd

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Antisipasi Virus Corona, Danrem 162/WB pantau pos kesehatan Bandara

Wed Jan 29 , 2020
GETNEWS.ID, Lombok Tengah – Untuk mengantisipasi penyebaran dan hindari kepanikan Masyarakat akan Informasi Penyebaran Virus Corona di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., dan Dandenkesyah Mataram Letkol Ckm Dewa […]