Wagub canangkan ‘Save Teluk Bima’ untuk pariwisata masa depan

GETNEWS.ID – Guna melestarikan dan menyelamatkan kawasan Teluk Bima bagi generasi masa depan, Wakil Gubernur NTB, Sitti Rohmi Djalilah mencanangkan Save Teluk Bima, yang dibuka di halaman Museum ASI Bima pada Sabtu (07/12).

Teluk Bima merupakan sebuah teluk yang membentang mulai dari Lewa Mori, Kalaki, Oi Ni’u, Panda, Lawata, Ama Hami hingga Kolo dan sebagian kecamatan Soromandi dan Bolo, Kabupaten Bima. Teluk ini dimanfaatkan untuk budidaya rumput laut, wisata bahari, olahraga dayung, olahraga mancing, olahraga Jetski, wisata pantai, dan berbagai jenis kegiatan lainya.

Selain itu, di tengah-tengah teluk ini terdapat sebuah pulau kecil yang disebut Nisa To’i atau juga dikenal dengan nama Pulau Kambing. Konon menurut cerita pada zaman dahulu, pulau kecil ini adalah tempat pelepasan kambing raja atau Sultan Bima sehingga dinamakan pulau kambing.

Karenanya Wakil Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga, melestarikan dan menyelamatkan lingkungan di sekitar.

“Betapa banyak potensi yang bisa kita angkat. Tapi jangan salah, kalau kita tidak barengi dengan rasa syukur, dengan cara memeliharanya, maka dia akan sirna,” jelas Wagub Rohmi.

Teluk yang indah lanjutnya, akan hilang keindahannya apabila tidak dipelihara dan dilestarikan dengan baik. Begitu juga dengan laut, akan hilang keindahannya apabila telah rusak. Maka memelihara lingkungan itu tidak hanya menjadi kewajiban namun menjadi kebutuhan bagi seluruh umat manusia.

“Yang namanya lingkungan itu adalah menjaga keseimbangan. Mengapa ada banjir, karena hilang keseimbangannya. Mengapa ada bencana, karena nggak seimbang,” jelasnya.

Terkait dengan lingkungan kata Wagub, pemerintah provinsi menaruh perhatian serius. Termasuk pemerintah Kota Bima pun telah menunjukkan keseriusannya dalam menjaga lingkungan. Ia mendorong para orang tua untuk mengajarkan dan mendidik anak-anak mereka cara mencintai lingkungan sejak dini. Yaitu, mengajarkan cara menanam pohon serta menjaganya hinggu tumbuh besar.

“Save Teluk Bima ini membuka wacana, membuka kesempatan semua pihak untuk berkontribusi, berkolaborasi, melakukan penyelamatan di teluk itu,” tegasnya.

Wali Kota Bima mengatakan Teluk Bima menjadi daya tarik para pecinta sepeda untuk menyelenggarakan event triatlon di kota tepian air itu. Ia berharap, semua pihak terus bersinergi untuk menjaga lingkungan, menyelamatkan generasi serta menyukseskan pembangunan. Karena, potensi inti yang dikembangkan oleh pemerintah Kota Bima adalah pariwisata.

Hms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

KASTA NTB apresiasi Kejati tetapkan mantan Dirut PT Tripat jadi tersangka

Tue Dec 10 , 2019
GETNEWS.ID – Penetapan tersangka LAS mantan Direktur Utama PT TRIPAT pada kasus penyertaan modal di lahan LCC Gerimak Narmada oleh Kejaksaan Tinggi NTB mendapat apresiasi dari Kasta NTB sebagai lembaga yang selama ini konsen melakukan pendampingan dan pengawalan kasus ini. Alhadi Moeis Ketua DPD KASTA NTB Lombok Barat mengatakan, ditetapkannya […]