Kejari Lotim akui belum lakukan penahanan terhadap dua tersangka kasus pembangunan pasar Sambelia

GETNEWS.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Lombok Timur Irwan Setiawan Wahyuhadi, disela-sela acara peringatan Hari Anti Korupsi yang digelar dihalaman kantor Kajari, Jumat (6/12), menyampaikan terkait perkembangan penyidikan atas dugaan kasus pembangunan Pasar Sambelia Tahun 2015, tersangkanya sudah ditetapkan.

“Ada Dua tersangka yang sudah ditetapkan dalam kasus dugaan pembangunan pasar Sambelia, yaitu inisial A Selaku pelaksana proyek dan LM selaku PPK,” Ungkapnya.

Masih kata Irwan, penetapan dua orang tersangka A dan LM tersebut dilakukan sejak beberapa hari lalu, sesaat setelah dilakukan gelar perkara.

Meski demikian, sampai dengan hari ini A dan LM, sejak ditetapkan menjadi tersangka tidak langsung dilakukan penahanan.

“Kejaksaan Negeri Lombok Timur belum melakukan penahanan terhadap Dua orang tersangka yang sudah ditetapkan. karena kami masih menunggu hasil perhitungan kerugian Negara yang dilakukan oleh BPKP” jawab Irwan kepada wartawan.

Sementara ini perkiraan Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Lombok Timur, kerugian Negara yang di alami dalam kasus dugaan korupsi pembangunan pasar tradisional Sambelia itu sekitar 20% dari total nila proyek.

“Kerugian Negara sekitar 20% dari total nilai proyek” beber Irwan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Warga datangi Kantor Bupati Lobar terkait Surat Perintah Pengosongan Lahan

Mon Dec 9 , 2019
GETNEWS.ID – Surat Perintah Pengosongan Lahan yang dilayangkan Sekda Lobar akhirnya menimbulkan reaksi dari para pihak warga yang merasa sudah melunasi tanah tersebut, bahkan telah menempati lahan dan membangun pemukiman atau tempat tinggal. Melalui Juru bicaranya Asmuni, warga menyatakan dengan tegas bahwa mereka tidak akan membiarkan sejengkalpun lahan tersebut kepada […]