Kepala SMAN 1 Mataram : Gubernur NTB sosok yang luar biasa

GETNEWS.ID – Keluarga besar SMA Negeri 1 Kota Mataram mendapat kunjungan dari Gubernur NTB, Zulkieflimansyah Jumat (08/11). Guru dan siswa yang sedang melaksanakan kegiatan Imtaq untuk memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW merasa kaget, sekaligus senang didatangi orang nomor satu di NTB tersebut.

Mereka tidak menyangka, di tengah agenda yang padat, Gubernur masih sempat bersilaturrahim sekaligus memberikan motivasi kepada guru dan siswa di sekolah tersebut.

Kepala SMAN 1 Mataram, Jauhari, merasa senang karena menurutnya disamping sebagai kepala daerah, Gubernur Zull merupakan orang tua bagi siswa-siswinya.

“Beliau sosok yang luar biasa. Anak anak kami merasa senang dan ingin sekali bertemu Gubernur. Mereka ingin motivasi dan petuah, apalagi bagi anak anak kelas XII,” katanya.

Pasalnya sekolah itu sedang mempersiapkan siswa yang akan belajar di luar negeri, khususnya di negara Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Sebab, program yang digagas Gubernur merupakan peluang yang harus dimanfaatkan dengan baik.

Hal yang sama juga dirasakan salah seorang Guru, Toyyibah Bage, ketika menyambut kahadiran Gubernur di sekolahnya. Guru senior yang mengajar Pendidikan Agama Islam itu merasa mendapatkan motivasi besar atas kehadiran Gubernur. Apalagi yang disampaikan Gubernur dinilai bermanfaat untuk meningkatkan motivasi bagi guru dan pelajar sekolah.

“Ceramahnya itu mengena, bagaimana kami terus berpegang teguh pada agama tapi dengan tetap hidup bahagia,” katanya.

Ia menilai apa yang disampaikan Gubernur pada silaturrahim itu tidak hanya membangkitkan semangat siswa dan guru. Namun menurutnya, motivasi itu membangkitkan seluruh siswa, termasuk bagi yang beragama non muslim.

Pada silaturrahmi itu, Gubernur mengatakan kepada para siswa dan guru, untuk tidak memikirkan hal-hal berat saat belajar. Apalagi, tidak sempat merasakan kebahagiaan dalam hidup. Terutama siswa yang setiap hari bergelut dengan berbagai mata pelajaran.

Menurutnya, siswa harus tetap mengisi hari-harinya dengan belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Namun, tidak boleh juga melupakan kebahagiaan dan rasa senang meski harus tetap mengerjakan tugas sekolah.

“Anda boleh saja berinteraksi dengan siapapun, mengunjungi berbagai tempat apapun, namun tidak boleh melupakan identitas diri,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Danrem 162/WB Apresiasi Pelaksanaan Operasi Katarak Lebih Dari Target

Sun Nov 10 , 2019
TNInspirasi – Pasien operasi katarak yang diselenggarakan Pemda Lotim bekerjasama dengan Korem 162/WB, Walubi, Ausneyes, Ausrelief dan yayasan A New Vision sampai hari ini, Minggu (10/11) sudah mencapai sekitar 800 pasien. Komandan Korem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., saat berkunjung melihat langsung proses operasi katarak di […]